Menu

Mode Gelap

Hukum & Kriminal · 2 Feb 2022 13:07 WIB

PMII Desak Kapolres Sumenep Segera Tangkap Pelaku Pencemaran Nama Baik


					Ribuan Kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) saat menggruduk Mapolres Sumenep. Perbesar

Ribuan Kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) saat menggruduk Mapolres Sumenep.

Sumenep, kroscek.id – Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Sumenep desak Kapolres AKBP Rahman Wijaya untuk segera menangkap pelaku pembuat berita bohong yang telah mencemarkan nama baik organisasi.

Pemberitaan yang dinilai mencemarkan nama baik lembaga PMII Sumenep oleh salah satu media online berjudul “Breaking News, Terlibat Pencurian, Dua Aktivis PMII Sumenep Ditangkap Tim Resmob Polres Sumenep”.

Sehingga, pada Rabu (2/2/2022) hari ini, ribuan Kader PMII Sumenep turun jalan melakukan aksi demonstrasi menuntut polisi segera memproses secara hukum, karena pemberitaan itu penulis diduga kuat telah melanggar Undang-undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

BACA JUGA:  Masyarakat Pamekasan Tuntut Kejari Segera Menetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Mobil Sigap

Selain mencemarkan nama baik organisasi, isi pemberitaan juga diduga kuat melanggar Kode Etik Jurnalistik (KEJ) dan Undang-undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.

Massa aksi berorasi secara bergantian dengan membawa pengeras suara satu mobil. Bahkan mereka mengancam akan melakukan aksi yang berjilid-jilid jika hal itu tidak di indahkan.

Awalnya massa aksi menghadapkan pengeras suara itu ke arah barat, karena Kapolres Sumenep AKBP Rahman Wijaya tidak kunjung menemui, pengeras suara itu akhirnya dihadapkan ke Mapolres setempat.

Massa aksi sempat memaksa masuk ke Mapolres untuk bertemu langsung dengan Kapolres Sumenep sambil menyanyikan lagu perjuangan sebagai tanda memperjuangkan kelembagaan PMII.

BACA JUGA:  Polres Pamekasan Tahan Satu Korban Pengeroyokan Kades dan Keluarganya

Jelang beberapa menit, Kapolres akhirnya menemui massa aksi dan menaiki mobil komando. Sebelum Kapolres diberikan waktu untuk menyampaikan komitmennya, massa aksi menyampaikan lima tuntutan yang dibacakan Ketua Cabang PMII Sumenep Qudsiyanto.

Pertama, segera menindaklanjuti laporan Aktivis tentang pencemaran nama baik PMII Sumenep. Menuntaskan laporan pencemaran nama baik PMII. Tangkap penulis berita hoax media Bongkar86 tidak termasuk produk jurnalistik dan polisi diminta untuk tidak tebang pilih serta segera mengejar pelaku yang masih buron.

BACA JUGA:  Patuhi Prokes dan Kampanye 3M, Jurnalis Center Pamekasan Beri Reward Bani Food Court

“Tulisan Media Bongkar86 tidak bersumber dari informasi yang valid. Maka kami minta untuk segera menangkap wartawan yang terlibat karena berdasar pada kode etik jurnalistik,” tegas Korlap Aksi Ainul Yaqin.

Sementara, Kapolres Sumenep AKBP Rahman Wijaya menjelaskan, pihaknya telah menerima laporan dugaan pencemaran nama baik PMII oleh salah satu media di Sumenep.

“Kami selaku penegak hukum berkomitmen untuk melaksanakan penyelidikan. Tentunya proses hukum harus sesuai dengan hukum serta sesuai prosedur,” jelasnya.

Usai menyampaikan komitmennya, Kapolres Sumenep AKBP Rahman Wijaya menandatangani tuntutan Aktivis PMII Cabang Sumenep. (Muid)

Artikel ini telah dibaca 83 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Polisi Gagalkan Penyelundupan 18 Ton Pupuk Bersubsudi di Sumenep

15 Maret 2023 - 12:18 WIB

Polisi Pengungkap Kasus Tabrak Lari di Jatim Diganjar Penghargaan

23 Februari 2023 - 18:51 WIB

Bikin SIM Bakal Gunakan Scan Wajah, Polres Sumenep akan Ambil Langkah Ini

20 Februari 2023 - 19:09 WIB

Sepanjang 2022, Kasus Narkoba di Pamekasan Capai 130 Kejadian

1 Januari 2023 - 06:39 WIB

Pemkab Pamekasan Imbau Masyarakat Stop Jual-Belikan Rokok Ilegal

2 November 2022 - 06:28 WIB

Ditolak di Sejumlah Daerah, Kini Sumenep Juga Menolak Kedatangan Hanan Attaki

27 Juli 2022 - 13:18 WIB

Trending di Hukum & Kriminal