Menu

Mode Gelap

Politik & Pemerintahan · 17 Feb 2022 12:45 WIB

Bupati Pamekasan Minta Pimpinan OPD Mundur Jika Tidak Sukses Jalankan Program


					Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam. (ist) Perbesar

Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam. (ist)

Pamekasan, Kroscek.id – Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Jawa Timur, harus bekerja ekstra dalam menjalankan tugas, terutama dalam menuntaskan program yang telah dicanangkan. Bupati Badrut Tamam telah mewanti-wanti pimpinan OPD agar legowo melepas jabatan bila tidak sukses menjalankan program.

Untuk mensukseskan program yang telah ditetapkan tersebut, Bupati Badrut Tamam melakukan kontrak kinerja dengan pimpinan OPD saat upacara bersama aparatur sipil negara (ASN) di Lapangan Nagara Bhakti Mandhapa Aghung Ronggosukowati, Kamis (17/2/2022).

“Hari ini kita laksanakan kontrak kinerja setelah sebelumnya kami keliling ke OPD-OPD. Setelah kontak kinerja pimpinan OPD dengan saya, baru hari senin depan kontrak kinerja antara pimpinan OPD dengan staf di bawahnya,” tegas bupati di hadapan para ASN.

BACA JUGA:  DPMPTSP-Naker Pamekasan Gelar Pelatihan Linting Rokok, Latih 80 Orang Jadi Pekerja Handal

Badrut Tamam mengatakan kontrak kinerja tersebut wujud komitmen pimpinan OPD yang telah menyatakan siap menjadi staf apabila tidak sukses menjalankan program. Tentu saja ia berharap pimpinan OPD berpegang teguh pada nilai fastabiqul khairot dalam menjalankan program yang telah dicanangkan.

Bupati dengan sederet prestasi itu mengungkapkan ada lima program prioritas dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Meliputi pendidikan, ekonomi, kesehatan, infrastruktur, dan reformasi birokrasi. Ia mengatakan perlu kekompakan dan soliditas antar ASN dalam mensukseskan semua program tersebut, sehingga keinginan mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan berdaya saing dengan kabupaten/kota maju di Indonesia bisa tercapai.

BACA JUGA:  Pasca Libur Lebaran, Bupati Sumenep Sidak Sejumlah Kantor OPD

“Saya sampaikan terimakasih bagi semua yang mau tandatangan dan berjanji untuk lebih maksimal lagi, bekerja, berkontribusi kepada bangsa dan negara. Negara telah membayar lunas segala keringat kita,” ujarnya.

Selebihnya, ia menekankan cara bekerja ASN tidak normal lagi karena situasi pandemi dan revolusi industri yang menuntut para abdi negara bekerja ekstra ordinary, kreatif, inovatis, dan cepat. Ia pun meminta para asisten memelototi semua kegiatan agar kontrak kinerja itu berjalan maksimal. Ia juga meminta para ASN jangan berpikir takut menjadi staf ketika menjalankan program. Ia memastikan akan ada reward maupun punishment yang akan diterima pimpinan OPD atas kinerjanya.

BACA JUGA:  Sepakat! HMI dan DPRD Pamekasan Tolak Kenaikan BBM Bersubsidi

“Inovasi-inovasi yang akan kita lakukan harus digengot terus. Kontrak kinerja itu adalah kontrak inovasi dan kreasi, serta kontrak untuk bekerja luar biasa,” jelasnya. (rls/mat)

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Selama Kepemimpinan Baddrut Tamam, Pemkab Pamekasan Bangun 58 Unit Wamira Mart

19 September 2023 - 14:53 WIB

Pemerintah Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur saat meresmika Wamira Mart.

Pesan Ketua DPRD Sumenep Jelang Tahun Politik 2024: Jaga Kerukunan dan Kekompakan

15 September 2023 - 06:46 WIB

Lepas Ratusan Peserata Porprov Kontingen, Bupati Sumenep Harapkan Hal ini

4 September 2023 - 08:44 WIB

Festival Madura Ethnic Carnival di Sumenep Bakal Dimeriahkan Eks Peserta JFC dan MFC

1 September 2023 - 08:50 WIB

Telan Angaran Rp100 Miliar Lebih, Gedung Baru DPRD Sumenep akan Jadi Bangunan Super Mewah

24 Agustus 2023 - 11:09 WIB

Harga Tembakau di Pamekasan Melonjak, Tembus Rp75 Ribu Per Kilogram

15 Agustus 2023 - 18:10 WIB

Trending di Politik & Pemerintahan