Menu

Mode Gelap

Pendidikan · 23 Nov 2022 08:21 WIB

Sambut Hari Guru Nasional, Pergunu Pragaan Sumenep Luncurkan Program “Nyabis Guru Alif”


					Dewan Pakar Pimpinan Pusat Pergunu, Slamet Ariyadi, saat melaunching program Nyabis Guru Alif Perbesar

Dewan Pakar Pimpinan Pusat Pergunu, Slamet Ariyadi, saat melaunching program Nyabis Guru Alif

Sumenep, Kroscek.id – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) Kecamatan Pragaan, Sumenep, meluncurkan program “Nyabis Guru Alif”. Program tersebut dalam rangka menyambut Hari Guru Nasional (HGN) yang bertepatan dengan tanggal 25 November mendatang. Secara resmi, program tersebut dilaunching bersamaan dengan Haul Muassis NU dan Masyayikh Ponpes Al-Azhar beserta Pelantikan Pengurus Ranting Pergunu se Kecamatan Pragaan di Ponpes Al-Azhar, Desa Pakamban Daya, Kecamatan Pragaan, hari Selasa kemarin (22/11/2022).

Launching program dilakukan salah satu Dewan Pakar Pimpinan Pusat Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (PP Pergunu), Slamet Ariyadi. Secara simbolis, anggota DPR RI itu langsung “nyabis” ke tujuh guru alif dengan disaksikan ribuan jemaah. Dalam kesempatan tersebut, Slamet sangat mengapresiasi program PAC Pergunu Pragaan tersebut. Ia berharap semua pihak mendukung gerakan sosial itu.

BACA JUGA:  Pengurus 19 Ranting Pergunu Kecamatan Pragaan Sumenep Dilantik, Penceramah Pesankan Ini

“Program ini sangat bagus. Saya sangat mengapresiasi, dan perlu didukung semua pihak. Sebagai bentuk dukungan, saya yang nyabis pertama kali untuk guru alif di Kecamatan Pragaan untuk mengawali realisasi program tersebut,” jelas Slamet.

Sementara Sekretaris PAC Pergunu Pragaan, Abd Rahman, memaparkan program tersebut merupakan gerakan sosial sebagai bentuk ajakan moral untuk masyarakat. Menurut dia, masyarakat akhir-akhir ini banyak yang melupakan guru alif. Sebagai contoh, ketika ada warga lulus perguruan tinggi (PT), maka ia dengan bangga mengaku jebolan PT tersebut. Lalu di lain waktu, yang bersangkutan justru jarang mengaku dengan bangga di publik sebagai murid guru alif di musala tertentu.

BACA JUGA:  Sinergitas, Polisi dan LSM di Pamekasan Bagikan Sembako untuk PKL

Malah yang paling lucu, kata Rahman, banyak warga yang justru nyabis ke orang lain yang dianggap mendatangkan berkah, sementara guru alifnya terkesan dilupakan begitu saja. Padahal ia yakin, guru alif yang paling mungkin mendatangkan berkah karena sudah mengajari mengaji Al-qur’an.

“Mari kita jujur, bagaimana kondisi guru alif kita. Kita seolah tidak peduli bagaimana beliau melalui hidup bersama keluarganya, sementara beliau yang mengajari dengan telaten mengeja huruf hijaiah sampai bisa baca Al-qur’an. Apakah masih ada di antara kita yang langsung nyabis saat mendengar guru alif tertimpa persoalan, khususnya ekonomi?” ujar Rahman.

BACA JUGA:  Intip Cara Jitu RSUD Moh Anwar Sumenep Tangkal Hoaks di Era Digitalisasi

Rahman melanjutkan, PAC Pergunu Pragaan nanti akan bekerja sama dengan Pengurus Ranting Pergunu untuk menggalakkan sedekah di lembaganya masing-masing yang menyasar siswa dan guru. Perolehan dari gerakan itulah nanti yang akan dibawa nyabis ke guru alif yang sudah didata. Selain itu, ia juga menyebut akan mengajak berbagai stakeholder dalam memaksimalkan gerakan sosial tersebut. (vik/mat)

Artikel ini telah dibaca 108 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Ini Alasan MUI Sumenep Haramkan Permainan Capit Boneka

13 Februari 2023 - 11:23 WIB

2022, 498 CJH Asal Sumenep Batal Berangkat ke Tanah Suci

26 Januari 2023 - 18:33 WIB

F9 Ajak Mahasiswa dan Santri Sumenep Jaga Toleransi

26 Desember 2022 - 11:24 WIB

F9 Sasar Guru Alif di Sumenep, Sosialisasi Moderasi Beragama

24 Desember 2022 - 12:45 WIB

Pengurus 19 Ranting Pergunu Kecamatan Pragaan Sumenep Dilantik, Penceramah Pesankan Ini

22 November 2022 - 12:46 WIB

Bertajuk Songenep Parjuga, PAUD H.I El Fath Kenalkan Kerajinan Batik Lokal kepada Anak Usia Dini

5 November 2022 - 19:38 WIB

Trending di Sosial