close menu

Masuk


Dorong UMKM Daftarkan Produk ke E-Katalog, Cara Bupati Fauzi Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi di Sumenep

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo. (Istimewah)

Penulis: | Editor:

Sumenep, Kroscek.id-Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Sumenep, Jawa Timur kian mengalami kenaikan di era Bupati Fauzi.

Setahun terakhir, statistik mencatat, Pertumbuhan ekonomi Sumenep meningkat empat persen.

Hingga saat ini, Pemerintah daerah terus melakukan berbagai upaya guna mendorong pertumbuhan ekonomi di kota Keris.

Salah satunya yakni dengan membantu para pelaku UMKM dalam mempromosikan produk unggulannya mealui Katalog Elektronik pemerintah.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo menghimbau para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Sumenep agar segera bergabung ke dalam Katalog Elektronik pemerintah.

Kata Fauzi, dari total 2000 lebih pelaku UMKM di Sumenep, yang bergabung dalam Katalog Pemerintah hanya sekitar 25 persen.

“Jumlah pelaku UMKM di Kabupaten Sumenep di atas angka 2.000 lebih. Tapi yang bergabung dengan pemerintah sekitar 490. Makanya kami mengajak yang lain untuk segera bergabung,” ujarnya.

Dalam E-Katalog Pemerintah, pelaku UMKM dapat mempromosikan produk unggulannya hingga ke luar daerah

“Ketika sudah bergabung maka penyelenggara cukup memilih di katalog elektronik untuk kebutuhan kegiatan,” ucapnya.

Sementara itu, Sekretaris Utama LKPP RI Iwan Herniwan merharap, para pelaku UMKM tidak lagi ragu untuk bergabung ke E-Katalog Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep.

Sebab instansinya menginginkan ara pelaku UMKM di Sumenep mampu bersaing di kancah nasional.

“Kami ingin UMKM Sumenep tumbuh berkembang dengan cepat. Karena banyak kemudahan kalau bergabung dengan pemerintah,” tutupnya.

Hal tersebut ia sampaikan saat kegiatan Optimalisasi Penggunaan Produk dalam Negeri dan Pemberdayaan UMKM pada Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Melalui Katalog Elektronik, yang digelar Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) RI, di Hotel Kaberaz, Kecamatan Kota Sumenep, beberapa waktu yang lalu. (*)